You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pemudik Mulai Padati Terminal Kalideres
photo Folmer - Beritajakarta.id

Pemudik Mulai Padati Termial Kalideres

Terminal bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) Kalideres, Jakarta Barat mulai dipadati penumpang yang hendak mudik ke kampung halaman untuk merayakan lebaran.

Saya kerja sehari - sehari sebagai kuli bangunan, jadi tak masalah kalau mudik lebih awal

Pantauan Beritajakarta.com, Senin (27/6), ratusan warga dengan membawa  barang telah memadati ruang tunggu terminal bus AKAP Kalideres.

Parno (46), seorang pemudik yang ditemui di terminal Kalideres mengaku sengaja pulang ke kampung halamannya di Jambi lebih awal agar tidak terjebak macet di jalan. "Saya kerja sehari - sehari sebagai kuli bangunan, jadi tak masalah kalau mudik lebih awal," ujarnya, Senin (27/6).

PMI Jakbar Buka Dua Posko Kesehatan di Terminal

Sementara Revi Zulkarnaen, Kepala Terminal bus AKAP Kalideres menjelaskan, pihaknya telah siap menghadapi arus mudik lebaran tahun ini.

Sejumlah fasilitas pendukung telah tersedia di Terminal Kalideres di antaranya  ruang tunggu penumpang, ruang istirahat pengemudi, rambu petunjuk arah. "Kami juga menyiapkan empat posko yakni pengujian kendaraan bermotor, tes urine, pengamanan terpadu dan kesehatan umum," katanya.

Ia menambahkan, kelaikan bus AKAP yang hendak digunakan saat arus mudik Lebaran 2016 juga sudah membaik. Sebagian besar pemilik PO bus telah memperbaiki kerusakan bus sehingga laik jalan.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye11655 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1354 personAnita Karyati
  3. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1309 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1291 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye1000 personBudhi Firmansyah Surapati